"Setelah perjalanan panjang yang dimulai dari pertemuan sederhana, hari itu kita sampai di titik yang lebih serius yaitu lamaran. Hari itu, aku nggak hanya menerima kehadiran nya secara utuh… tapi juga menerima kesungguhannya, ketulusan nya, kekurangan nya dan harapan-harapan yang ingin kita wujudkan bersama. Aku tahu jalan ke depan nya mungkin nggak akan selalu mulus, tapi aku siap melangkah bersama nya—dalam suka, duka, dan semua fase hidup yang akan datang. Dengan hati yang tulus, aku percaya… ini bukan sekadar hari lamaran, tapi awal dari cerita besar yang akan kita tulis berdua, selangkah lebih dekat menuju 'selamanya'."