Di antara doa-doa yang dipanjatkan dalam sunyi, semesta perlahan merajut langkah kami menuju satu arah yang sama. Dua hati pun memilih melangkah ke fase baru, menyatu dalam satu tujuan dan satu doa. Atas kehendak-Nya, perjalanan ini berlabuh pada 23 Oktober 2025—hari kelahiranku, saat doa menjelma jawaban terindah. Di hari itu, ia menghadiahkan bukan sekadar perayaan, melainkan janji seumur hidup, sebuah lamaran yang kami terima dengan penuh syukur, haru, dan sukacita. 🤍